Alun-alun kota panggung di malam hari, dibangun seperti diorama: rumah kayu berfasad kanvas, tali katrol, untaian bohlam, dan langit biru berbintang yang dilukis di layar latar.
Gerobak panggung Stagewain ditarik seekor kuda, sisinya terbuka menjadi panggung kecil tempat delapan anggota rombongan bersiap tampil.

Stagewain

Rombongan Teater Keliling
JRPG giliran HD-2D

Saat raja berhenti menulis, rombonganmu yang melanjutkan cerita.

Buka Tirai

Babak I

Para Pemain

Delapan orang, satu gerobak, dan peran yang bisa ditukar di tengah pertarungan. Pilih nama di daftar, dan lampu sorot akan mencari orangnya.

Daftar pemain, menurut urutan masuk panggung

Lead

Orla Marchbank

    Babak II

    Dua belas kota, satu adegan yang macet

    Kerajaan Proscen percaya dunia ini panggung dan rajanya penulis naskah. Sejak ia berhenti menulis, setiap kota memainkan adegan yang sama setiap hari. Turunkan layar latar sebuah kota, lalu geser untuk melihat kota itu setelah rombonganmu lewat.

    Quillhaven

    Quillhaven

    Empat dari dua belas kota panggung. Delapan lainnya menunggu di dalam game.

    Jeda

    Buklet program

    Tiga halaman dari buklet yang dibagikan di pintu masuk. Sutradara menulis catatannya sendiri di pinggir halaman, tentang bagaimana Stagewain dibuat.

    Rombongan membuka panggung gerobak di alun-alun saat senja, dan warga kota berdiri kaku di tengah gerakan yang sama seperti kemarin.
    Larkmoor, jam pertama permainan.

    Adegan 1

    Gerobak masuk kota

    Larkmoor sudah empat ratus kali menjalani hari pasar yang sama. Penjual roti mengangkat nampan, anak-anak berlari ke sumur, lonceng berbunyi, lalu semuanya mundur ke awal.

    Kamu masuk sebagai bagian dari adegan itu. Begitu panggung gerobak dibuka, warga mulai menoleh. Mereka belum tahu cara melanjutkan, tapi mereka mau menonton.

    hal. 4

    Halaman 1 dari 3

    Babak III

    Pertunjukan satu giliran

    Panah dan Enter memilih perintah. Tekan Spasi atau tombol Cue saat titik sorot masuk tanda.

    Alun-alun yang diubah jadi panggung terbuka di malam hari, lampu kaki menyala di tepi papan, kepala penonton di bawah.
    The Refrain, ksatria marionet dari tumpukan selebaran pertunjukan lama, bertopeng porselen retak dan membawa tombak berbentuk pena.
    Applause

    Giliran 1

    The Refrain

    The Refrain menghalangi jalan ke alun-alun. Penonton menunggu. Pilih perintah untuk Orla.

      Nyali rombongan

      Di balik layar

      Empat adegan yang perlu kamu baca

      Para pemain: STUDIO, yaitu Tallowmark Studio, pembuat Stagewain. KAMU, yaitu pemain. Isi tiap adegan adalah dokumen yang berlaku, hanya ditulis dalam bentuk naskah.

      Adegan 1Privasi

      Ruang ganti setelah pertunjukan. KAMU duduk di atas peti kostum. STUDIO masuk membawa map tebal.

      Adegan 2Ketentuan

      Panggung kosong pada siang hari. Kursi penonton masih tertutup kain. KAMU dan STUDIO berdiri di tepi lampu kaki.

      Adegan 3EULA

      Gudang properti. Di rak, topeng-topeng berderet menatap ke arah KAMU. STUDIO membuka gulungan lisensi.

      Adegan 4Bantuan

      Lubang Prompter di bawah panggung. Lampu kecil menyala. Ezra Quill bergeser memberi tempat untuk KAMU.

      Trailer Stagewain

      Buka di YouTube